
Menghadiri pertemuan kelompok mastermind adalah pengalaman yang sangat bermakna dan pribadi, dan seiring dengan waktu, sebagaimana persahabatan terbangun, para anggota akan ingin berbagi hal-hal yang sangat pribadi mengenai diri mereka sendiri.
Sebagai seorang fasilitator, tugas anda adalah menciptakan sebuah tempat untuk setiap pertemuan sebagai tempat yang membuat mereka merasa aman mengekspresikan diri mereka yang sebenarnya, pengharapan dan ketakutan mereka, dan hal-hal nyata yang terjadi dalam hidup mereka.
Ketika anggota benar-benar berbagi pemikiran pribadi dan perasaan yang sulit, berikanlah mereka ruang untuk mengekspresikan diri, dan katakan kepada mereka bahwa tidak apa-apa untuk berbagi dengan cara ini.
(Namun waspadalah untuk anggota-anggota yang selalu menggunakan pertemuan sebagai sesi terapi psikologis. Jika mereka selalu membawa permasalahan emosional ke dalam kelompok, namun tidak pernah mengambil tindakan untuk maju, secara halus ajaklah mereka berbicara empat mata dan jelaskan peraturan-peraturan kelompok itu).
Peringatkan kepada para anggota bahwa tempat ini menjaga kerahasiaan, dan mendiskusikan keadaan anggota lain di luar pertemuan tidak diperbolehkan.
Jika perlu, mintalah para anggota untuk menandatangani perjanjian kerahasiaan, terutama jika mereka membicarakan tentang ide-ide yang dapat dipatenkan, didaftarkan mereknya, atau dilindungi hak ciptanya.
Semoga bermanfaat
Jumat, 18 April 2008
Tips 3 Mastermind: Buatlah pertemuan sebagai tempat yang aman.
Sabtu, 12 April 2008
Reportase Mastermind Sabtu, 12 April 2008
Akhirnya datang juga (*** kayak acara di TV aja), para agen MM Cipasera kumpul semua, kecuali satu Agen 006 yang sedang menjalankan misi mulia di Jakarta untuk memperdalam sistem persenjataan pamungkas enterprenuer terbaru yaitu misi Workshop Sehari Langsung Punya Toko Online.
Sementara itu di Markas Saung Taman Kota 2 pada hari Sabtu yang rada mendung 12 April 2008, para agen MMC (MasterMindCipasera) mulai berdatangan satu persatu. Pertama kali Agen 001 lalu Agen 005 (mantap dengan ciri khas bawaan dari sononya sekeranjang tahu Sumedang, he…he…he) kemudian Agen 003 (yang ini rajin banget bawa tiker, tapi bukan agen tiker lho).
Meskipun sebelumnya ada kejadian yang cukup menggelikan, dimana salah satu agen yaitu Agen 004 missing in action di The Green, sedang asyik membidik komunitas serangga dan capung dengan digital cameranya sampai lupa kalau acara MM direlokasi ke Taman Kota 2. Namun dengan cekatan Agen 003 segera meluncur ke The Green untuk menjemput Agen 004 ke markas Taman Kota 2.
Tak lama kemudian datang Agen 007 dengan gagahnya ambil posisi duduk, terakhir Agen 002 juga tiba tidak lama kemudian dan episode ini dimulai dengan Sersan (Serius Santai).
Agenda Sabtu ini membahas tentang :
1. Sarana komunikasi para agen melalui Milis TDACipasera dan konten BlogCipasera
2. Agenda acara mastermind minggu depan
3. Firewall dari tiap agen
4. Knowledge sharing proses bisnis dari Agen 004
5. Summary Marketing Leverage Chart … dari Agen 002
Berikut laporan pandangan mata dari penulis:
Agen 007 : curhat mengenai bagaimana suka dukanya mengurus calon haji, maklum agen kita yang satu ini memang pakarnya dalam urusan jamaah haji, kita mendoakan agar segala urusan Agen 007 dimudahkan dan dilancarkan oleh Allah SWT, amin. Kalau kebetulan lewat Pancoran mampirlah ke RM Dapur Sunda, dan Hopla… ketemu deh sama Agen 007.
Agen 003 : curhat tentang bagaimana meningkatkan omzet bisnisnya agar terus tumbuh dan berkembang, kali ini jurus barunya dikeluarkan yaitu berusaha keras meningkatkan lead dengan super duper brosur eye catchingnya, dan rencananya akan disebar ke beberapa titik strategis di ITC BSD. Selain itu Agen 003 juga berencana untuk lebih focus ke off line bisnisnya meskipun di off line bisnisnya ini memerlukan modal dan SDM lebih besar ketimbang on line bisnisnya. Komentar dari Agen 002: sebaiknya Agen 003 memperkuat SDM dan mulai mendelegasikan beberapa aktivitas bisnisnya kepada second layer (asistennya) dalam menangani operasional off line-nya. Atau mulai focus ke tingkat grosir daripada retail, karena capeknya grosir dan retail sama saja, namun hasilnya lebih gede grosir, maka harus diatur strategis yang jitu dahh, semoga bisnis Agen 003 terus dan terus tumbuh dan berkembang, amin.
Agen 005: Nah sekarang dia sudah luegaaa banget, secara explisit sudah diperkenankan berpoligami lho (weeitt …. jangan ngeres dulu) poligami disini maksudnya adalah beliau diijinkan untuk urusan tertentu pada jam kantornya, thus sekarang sudah punya team kreatif untuk menunjang aktivitas bisnis yang satunya lagi, Agen 005 masih sibuk mengejar deadline-dealine yang top urgent.
Agen 004: ada kabar menggembirakan bahwa Sekolah Musik yang di Benhill akan Grand Opening pada hari Senin, 14 April 2008 berkolaborasi dengan Purwacaraka dan akan diadakan rutin setiap 2 minggu sekali dalam acara JAMZ SESSION, nah boleh juga nih para agen bikin Band, kali-kali aja bisa manggung di Benhill, hi…hi…hi. Terus kabar baiknya Agen 004 mendapat tawaran partnership dari kantor lamanya di Sunter dengan rate yang menarik… (woww bakalan syukuran lagi nih kita). Hmmmm… apalagi rating survey dengan konglomerasi Jepang sudah clear and done (tambah lagi koceknya, uhuyy….)
Agen 002: sharingnya selalu dinantikan dan ditunggu para agen lainnya, take action miracle happen always, memang rejeki itu datang dengan tidak diduga-duga, kali ini agen 002 ketiban rejeki didaulat jadi direktur salah satu pabrikasi safety box, Selamat ya Agen 002, semoga makin adil membagi waktunya. Agen kita ini juga sharing mengenai perkembangan komunitas TDA keseluruhan yang up to date, terima kasih atas pencerahannya kepada kami semua.
Agen 001: masih perlu bimbingan serta doa dari agen lainnya agar cepat bisa tinggal landas menjadi full TDA, meskipun targetnya akhir tahun 2008.
Oh iya, agenda minggu depan masing2 agen mempresentasikan Implementasi Marketing Leverage Chart-nya Brad Sugar di bisninya masing-masing, trus Agen 006 knowledge sharing misi minggu yang lalu ya.
Sekian dulu laporan pandangan matanya, sampai ketemu di hari Sabtu yang akan datang, TAKE ACTION MIRACLE HAPPEN.
Penulis: Agen 001 (andri irwan)
Workshop sehari “Langsung Punya Toko Online”
Yang berbeda dari workshop ini adalah para peserta tidak diharuskan mengerti secara tehnikal membuat webstore, karena webstore sudah diberikan jadi, tinggal peserta mengupdate webnya khususnya produk-produk yang ingin dijual, semua engine dan design web sudah dibuatkan oleh team TDA SM yang dipimpin oleh Pak Wahyu dan Pak Tosi ini. Peserta diberikan bekal ilmu dan pengalaman sukses dalam menjalankan toko online, sehingga tidak hanya semangat mempunyai toko online tapi bagaimana menjalankannya dan meraih keuntungannya secara cepat dan terproses.
Kemaren, di Wisma Aldiron, saya mengikuti workshop sehari “Langsung Punya Toko Online”. Workshop ini adalah gawe dari TDA SM (Solution Management) yang merupakan sub bagian dari TDA IT. Workshop kemaren adalah batch 2, batch ke-1 sendiri sudah dilaksanakan pada tanggal 5 April yang lalu. Untuk batch ke-2 ini pesertanya kalau tidak salah adalah 17 orang.
Workshop dibuka oleh Pak Rosihan, dan seperti biasa dibuka secara resmi oleh Pak Roni.
Kemudian Pak Andrias dari Detikcom menjelaskan perkembangan internet di Indonesia. Peluang dari On line Store yang sangat besar sebagai akibat dari pesatnya pertumbuhan pengguna internet di Indonesia. Peranan dan komitmen yang diambil detikcom dalam mendukung kemajuan dunia internet di Indonesia beserta data-data penting diseputar dunia internet indonesia juga bagian dari sharing Pak Andrias.
Yang juga tidak kalah menarik adalah pada kesempatan ini dijelaskan pula tentang Adpoint. AdPoint adalah produk advertising detikcom yang pembayarannya berdasarkan sistem pra bayar dengan pembelian poin deposit minimal Rp.250.000. Sistem booking adalah system lelang, dimana penawar tertinggi mendapat tempat yang diinginkan untuk beriklan.
Sistem perhitungan adpoint adalah berdasarkan page per view (bayar berdasarkan halaman yang dibuka/dilihat). Advertiser juga dapat menentukan sendiri berapa harga per page view tersebut. Misalnya, jika advertiser melakukan penawaran Rp.1 per page view dengan deposit Rp.250.000, maka setelah 250.000 page views, iklan akan turun dengan sendirinya.
Dan untuk TDA, diberi penawaran diskon sebesar 25% untuk pemasangan Adpoint ini.
Penampil berikutnya adalah Pak Teguh Atmajaya, pemilik beberapa toko online ini diantaranya RumahMuslimah.com, membeberkan rahasia tentang mengelola penerimaan order dan pembayaran.
Kemudian Pak Ali Akbar, yang menjelaskan teknis diseputar operasional toko online ini.
Pak Hasan Basri tampil membawakan materi Manajemen Inventori Toko Online, beliau adalah pemilik toko online GrosirTanahAbang.com.

Dan terakhir Pak Roni kembali tampil untuk sharing pengalaman sukses mengelola toko online termasuk rahasia dan strategi pemasaran secara online yang selama ini dilakukan.
p.s. Sorry kali ini fotographernya nggak ikut... he he he... jadi fotonya agak buram....
Rabu, 09 April 2008
Tips 2 Mastermind: Peran yang sesuai
Putuskanlah apakah anda adalah fasilitator, anggota, atau keduanya dan lakukan peran yang telah anda putuskan. Jika anda adalah fasilitator, anda tidak akan mendapatkan hak pilih dalam keputusan kelompok kecuali itu berpengaruh kepada anda (yaitu waktu atau lokasi pertemuan).
Sebagai seorang fasilitator, tugas utama anda adalah untuk menjaga setiap pertemuan dan urusan administrasi kelompok.
Bahkan jika anda adalah ahli untuk tema dari kelompok itu, suara anda hendaknya selalu didengarkan paling akhir, untuk memberikan kesempatan kepada anggota untuk melakukan mastermind antara mereka sendiri.
Jika tidak, anggota-anggota mungkin akan melihat anda sebagai seorang guru, dan semua kegiatan mastermind akan terhenti begitu saja.
Semoga bermanfaat.
Rabu, 02 April 2008
MM CIPASERA 29 MARET 2008

Pagi masih menunjuk 07.30 ketika saya sampai di Saung The Green, tapi disana telah datang Pak Ichsan Sabry dan Pak Agung, yang datang sebagai "tamu yang diundang" di MM Cipasera pagi ini. Tak berapa lama datang juga Pak Hakiem sebagai Boss MM Cipasera
Kami berempat kemudian terlibat langsung dengan obrolan informal, yang tak terlalu jauh dengan dunia entrepreneur. Di tengah semilir angin pagi kawasan The Green yang memang sejuk,dengan latar belakang rumah-rumah mewah dan gemuruh Niagara kecil dibelakang kami, tak berapa lama datang Pak Hertanto, sesuai i janjinya membawa setumpuk Buku INSTANT SERIES by BRADLEY J. SUGARS.
Kemudian menyusul datang Pak Husin Daulay, temen TDA rekan bisnis Pak Hertanto di IAS Cargo…. Sayang hari ini Agen 001 absen karena sedang ada acara kantor di Puncak, Agen 006 absen karena sedang sibuk dengan pemeriksaan kandungan Istri tercinta, dan Agen 007 juga masih absen karena sibuk membantu persiapan Haji di kantor rekan bisnis-nya.

Sebelum MM mulai, kita menikmati sarapan pagi dulu dengan menu Mie Goreng yang di masak Istri pagi-pagi, biar bahas bukunya lebih semangat karena perut sudah terisi. Hari ini menu makanan lebih istimewa karena Pak Agung membawa oleh-oleh “sample” Asinan hasil karya istri, sementara Pak Hakiem membawa satu Box Pisang Goreng… Alhamdulillah camilan di MM kami selalu tersedia….
Setelah perkenalan Pak Agung dengan Bisnis Auto Bridal, sampai rencana membuka Salon Mobil CLING, dan usaha Asinan Istrinya yang mulai besar, sampai tawaran untuk memakai Kios Pak Agung di BSD Junction, dilanjut dengan perkenalan singkat Pak Husin Daulay dengan IAS Cargo dan Trading-nya yang mulai sibuk dengan urusan Ayam Potong dan Sayuran Organik, sampailah pada acara puncak yaitu perkenalan Buku Instant Series By Bradley J. Sugars oleh Pak Hertanto.
Kita yang sudah belum terbiasa “membaca” buku sebanyak itu, bahasa Inggris lagi… ha…ha…ha… sambil mengernyitkan dahi kami, satu persatu diterangkan secara singkat seri buku ini oleh Pak Her mulai dari Billionaire In Training, Instant Leads sampai Instant Cashflow, semuanya ada 8 buku dari 15 seri buku…. …




Bagi kami yang sudah belum terbiasa membaca buku sebanyak itu, sangat tertegun, ingin tapi pusyiiinggg…. Ha…ha…ha… dapat dilihat ekspresi peserta MM, terutama Pak Hakiem yang serius pengin mempelajari satu persatu…. Karena menyadari “kemampuan” kami, maka Pak Hertanto berjanji akan membawakan ringkasan dari semua buku itu yang katanya dirangkum jadi hanya satu lembar…. Iya katanya satu lembar…(Masak sih??) tapi besok lagi mau dibawakan….Janji ya Pak Her… Pada akhirnya kita sepakat akan membahas satu-persatu buku Instant Series di MM berikutnya sesuai dengan kebutuhan Mastermind kita.
Waktu sudah lebih dari jam 10.00 setelah kita sharing ngalor ngidul tentang perkembangan usaha kita masing-masing, akhirnya Pak Hertanto dan Pak Husin pamitan dahulu karena harus bertemu dengan rekan bisnisnya dari Malaysia. Sebelum pamitan kita dapat oleh-oleh Asinan yang kita bawa pulang untuk istri di rumah…. Kami bertiga Agen 003, 004, dan 005 jam 14.00 siang dilanjutkan bertemu di Hotspot BSD Junction untuk update Blog TdaCipasera, masang Banner James Bond dan siap launching 31 Maret besok….
Mastermind Cipasera akan terus menyemangati, mengingatkan, membantu, dan menambah ilmu untuk perkembangan usaha kita masing-masing….
Sampai bertemu di MM minggu depan 5 April 2008…. Tempat ? kita banyak punya tempat bagus… tetap di The Green, Taman Kota atau…..sekali kali mau di Ocean Park ?
Terima kasih untuk sharing ilmu dari temen-temen MM Cipasera, semoga usaha kita makin maju berkembang.
Ditulis oleh: Rujiyanto
Foto-foto Koleksi TDA Cipasera oleh: Rujiyanto
Tips 1 Mastermind: Ini adalah Demokrasi

Pada beberapa posting kedepan, saya akan menjelaskan 10 tips untuk menjaga agar kelompok Mastermind dapat berjalan dengan lancar. Tips dari Karyn Greenstreet ini saya kutip dari buku Meet and Grow Rich.
Tips pertama: Ini adalah Demokrasi.
Gunakan pertemuan mastermind yang pertama guna mendiskusikan tentang semua peraturan kelompok dan ambillah suara terbanyak dalam memutuskannya.
Biarlah kelompok membuat keputusan sendiri tentang bagaimana kelompok akan terstruktur, jumlah orang dalam kelompok, kapan pertemuan akan diadakan dan untuk berapa lama, apakah yang menjadi tema atau fokus dari kelompok, topik apa saja yang boleh atau tidak boleh dibicarakan, dan apakah anggota baru boleh bergabung.
Para anggota sebaiknya memutuskan peraturan bagaimana kelompok ini dapat berjalan dan hukuman apa yang akan dijatuhkan akibat pelanggaran terhadap aturan-aturan ini.
Anggota-anggota juga harus memutuskan suasana kelompok ini, kasual, sangat serius, atau di tengah-tengah.
Dengan cara tersebut, kelompok ini memutuskan bagaimana memenuhi kebutuhannya sendiri.
Apakah Cipasera sudah melakukannya?
Semoga bermanfaat.
Senin, 31 Maret 2008
Ronce Kembang, Berkembang Lewat Dunia Maya
Dikutip dari Serpongkita.com
Pesan sebuah perasaan ataupun ungkapan cinta, adakalanya butuh disimpan dalam waktu yang lama. Jika Anda sepakat, rangkaian bunga hias bisa menjadi pilihan Anda mengungkapkan perasaan kepada orang yang Anda kasihi.
Sebagai spesialis artificial flowers, Ronce Kembang memberi solusi kepada Anda untuk menyimpan kenangan manis lebih lama melalui berbagai jenis rangkaian bunga mulai yang berukuran kecil hingga ukuran lebih dari 1 meter.
Ronce Kembang juga menyediakan gift and interior decorative, seperti Hand Bouquet, Wedding Gift, Table Flower, Box accessories, Home Sweet home dan hanging Flowers.
Usaha rumahan Ronce Kembang yang dirintis Ibu Wawin bermula dari memasok bunga-bunga artifisial ke daerah-daerah pada tahun 2004. Berkat usaha, bakat, dan kreativitas wanita kelahiran Yogyakarta yang akrab dipanggil mbak Wawin ini, usahanya terus berkembang hingga ini. Saat ini ia menggunakan ruangan di rumahnya yang berlokasi di Jl. Kubis 1 Blok A1 No. 26 Sektor 1-6 BSD City, Serpong sebagai galeri mini.
Sebuah Hand Bouquet Ronce Kembang kreasi Ibu Wawin
"Karena sering membaca majalah-majalah interior jadi tertarik untuk merangkai bunga sendiri daripada memasok bunga-bunga yang belum terangkai. Setelah dicoba ternyata hasilnya bagus dan coba dijual dengan menitipkannya di toko orang lain," kata mbak Wawin.
Produk kado (gift) mulai dipasarkan pertama kali dengan menitipkan di salah satu toko di Serpong. Setelah melihat perkembangan dan hasilnya banyak diminati konsumen, produk mulai dititipkan di beberapa toko. Ia pun menerima pesanan dari orang-orang terdekatnya.
Dengan alasan ingin menjangkau konsumen tanpa terbatas waktu dan tempat, tahun 2007 Ronce Kembang menggunakan website sebagai sarana pemasarannya. Pemasaran melalui Internet dianggapnya mampu menghemat waktu, tenaga dan biaya operasional.
Tanpa diduga, Ronce Kembang kebanjiran order dari oarng-orang yang mengunjungi website Ronce Kembang yang beralamat di www.roncekembang.com. Bahkan jumlahnya jauh lebih banyak daripada penjualan yang dipasarkan secara konvensional melalui toko ataupun penawaran kepada konsumen secara tatap muka langsung.
"Karena untuk membuka showroom butuh biaya yang besar dan waktu, tenaga, jangkauan konsumen yang terbatas jadi kami lebih tertarik pemasaran lewat website" ujar Ichsan Sabry, suami mbak Wawin yang mengelola website Ronce Kembang.
Melalui website, calon konsumen dapat melihat dan memilih semua produk yang dijual. Begitu pula prosedur pemesanannya. Pemasaran melalu dunia maya ini mengena. Order yang datang tidak hanya berasal dari Serpong maupun
Menurut Ichsan banyak konsumen yang puas dengan pelayanannya termasuk jasa pengiriman barangnya. Selain ekspedisi, pengiriman spesial menjadi pilihan
favorit konsumen karena barang akan dikirim sesuai dengan waktu dan tempat yang diinginkan konsumen. Uniknya, pengirim juga akan menerima foto ekpresi kegembiraan si penerima yang akan dikirim melalui email.