Jumat, 25 Juni 2010

sahabat, kemanakah kita kan mengalir?

Sahabat..jalanmu, sebagaimana jalanku
telah tersedia jauh sebelum hadirnya raga kita
jadi, biarlah dia pada tempatnya
tak perlu gelisah kau cari dimana ujungnya

sahabat, jalan yang kita lalui memang banyak bercabang
Dan kita bebas mengikuti mana jalan yang kita sukai
sebagaimana bebasnya air mengalir mencari jalan menurun
jauh menuju lautan , kembali kepada samudera

Sahabat, kemanakah kita kan mengalir?
menuju samudera luas, tujuan semua air yang mengalir
ataukah tetap tertahan di sini, tempat bernama comberan
bersama sampah dan kotoran yang baunya menyengat??

[More...]

Senin, 16 Maret 2009

PANDUAN MASTERMIND :


1. Definisi
Kelompok Mastermind adalah kelompok-kelompok kecil yang memiliki komitmen tinggi yang beranggotakan para pebisnis dan atau calon pebisnis untuk mencapai target yang disepakati bersama. Dengan adanya kelompok mastermind ini diharapkan para pebisnis akan memiliki lingkungan (miliu) yang positif yang dapat mendukung perkembangan bisnisnya. Dari kelompok ini diharapkan akan menghasilkan para pebisnis tangguh, memiliki perilaku untuk saling membantu sesama anggotanya, serta memiliki jaringan kerja (network) yang kuat. Kelompok Mastermind memiliki kurikulum & referensi yang dijadikan acuan dalam setiap pembahasan.

2. Tujuan & manfaat

Tujuan utama dari dibentuknya Kelompok Mastermind adalah agar bisnis dari setiap anggotanya dapat berkembang secara optimal. Tujuan ini tercapai dengan adanya saling mendukung di antara anggota. Beberapa manfaat dari Kelompok Mastermind:
• Memiliki konsultan gratis
• Mendapat lingkungan yg mendukung bisnis
• Belajar dari sesama anggota
• Timbulnya ide2 baru
• Mendapatkan semangat/energy baru dlm menjalankan bisnis
• Memiliki tempat curhat
• Menumbuhkan & menjaga motivasi bisnis
• Menambah network

3. Nilai-nilai yang harus ditegakkan

• Komitmen
• Give & Take
• Saling Percaya
• Kejujuran
• Keterbukaan
• Solidaritas & kebersamaan
• Tidak ada figuritas

4. Cara pembentukan Kelompok Mastermind
Bagaimana cara membentuk Kelompok Mastermind?
• Mengumpulkan calon angota yg bersepakat membentuk KMM
• Bangun komitmen unutk membetuk KMM dgn mempertimbangkan kemudahan untuk bertemu (tempat & waktu)
• Menentukan tempat & waktu default pertemuan
• Kumpulkan biodata
• Tunjuk satu koordinator & notulis
• Daftarkan ke divisi MM TDA. Hanya yg teregister yang di akui
• Dianjurkan memiliki beragam latar belakang bisnis

5. Keanggotaan

• Siapa?
l. Para pebisnis dan atau calon pebisnis
ll. Untuk memudahkan bertemu, dianjuran yang memiliki kedekatan goegrafis
lll. Memiliki kesamaan level bisnis
iv. Dianjurkan pria & wanita dipisah dgn pertimbangan kedekatan emosional & psikologis
v. Tidak diijinkan memiliki keanggotaan lebih dari 1 KMM

• Jumlah
l. Jumlah anggota yang optimal 5 ~ 8 orang
ll. Terlalu banyak anggota akan tidak efektif pertemuanya
lll. Terlulu sedikit, jumlah masukan akan sedikit

• Tugas Koordinator
i. Sebagai pintu komunikasi ke ketua divisi MM TDA & pihak lainnya
ii. Mengkoordinir pertemuan rutin

• Cara masuk
i. Lihat ke http://tdamastermind.blogspot.com untuk mendaptkan info KMM yg terdekat
ii. Menghubungi koordinator Kelompok Mastermind untuk menanyakan status keanggotaan Kelompok Mastermind ybs, masih terbuka atau sudah tertutup.

• Cara pindah KMM
i. Alasan pindah
- Jarak
- Waktu
- Atau sebab lainnya
ii. Lapor ke coordinator KMM untuk diteruskan ke div MM TDA

• Mastermind Online
Untuk wilayah yang anggotanya masih belum mencukupi untuk membentuk 1 kelompok mastermind maka bisa bergabung dengan anggota dari wilayah lain dengan sistem online, tetapi hal ini hanya untuk sementara sebelum anggota mencapai jumlah yg cukup.

• Komitmen
Untuk menjaga komitmen setiap anggota maka perlu dibuat ketentuan bahwa setiap anggota KMM wajib hadir pada setiap pertemuan mastermind yang sudah disepakati bersama.
Apabila selama 3 kali berturut-turut tidak hadir tanpa alasan kuat yang bisa dibenarkan oleh seluruh anggota KMM maka secara otomatis keanggotaannya dinyatakan gugur.

6. Kurikulum RDBPSAP (Reason (alasan), Dream (mimpi), Believe (percaya), Passion (keinginan), Strategy (siasat), Action (tindakan), Pray (doa))

7. Kegiatan

• Pertemuan rutin
i. Sharing (pengungkapan perasaan, winning dll) What I fell like expression (WIFLE)
ii. 2 ~ 3 jam. Masing2 anggota 15 menit (10 menit sharing, 5 menit tanggapan)
iii. Sharing ilmu bisnis
iv. Ada notulis & timer & moderator

• Kunjungan bisnis
• Pelatihan/workshop
• Raker, setahun sekali, untuk menyusun program kerja setahun ke depan

8. Referensi

Buku yang bisa dijadikan referensi:
1. Master Your Mind Design Your Destiny – Adam Kho with Stuart Tan
2. The Seven Habits of Highly Effective People – Stephen R. Covey
3. Financial Revolution – Tung Desem Waringin
4. Blue Ocean Strategy – W. Chan Kim & Renee Mauborgne
5. Billionaire in Training – Bradley J. Sugars
6. Instant Series by Bradley J. Sugars:
a. Instant Leads
b. Instant Promotions
c. Instant Sales
d. Instant Profit
e. Instant Cashflow
f. Instant Systems
g. Instans Team Building
h. Silakan ditambahkan sesuai kebutuhan

9. Tempat, Waktu & Konsumsi

• Dianjurkan tempat yang tidak berbiaya mahal, tidak bising
• Tempat pertemuan sebaiknya dibuat bervariasi. Di alam terbuka & tempat-tempat yang bisa memberikan inspirasi sangat dianjurkan
• Dianjurkan seminggu sekali
• Durasi pertemuan 2~3 jam
• Konsumsi yg sederhana shg tidak memberatkan anggota

10. Media komunikasi
• Buat media komunikasi antar anggota (SMS, Blog, milis, Facebook dll)

11. Leveling

i. Level Start Up : omset bisnis 0 – 500 Jt / thn
ii. Level Growing-1 : omset bisnis 500 Jt – 1 M / thn
iii. Level Growing-2 : omset bisnis 1 M – 10 M / thn
iv. Level Growing-3 : omset bisnis 10 M – 100 M / thn
v. Level Growing-4 : omset bisnis diatas 100 M / thn

Untuk wilayah dengan anggota yang sudah cukup banyak maka sistem leveling ini bisa diterapkan, namun apabila anggotanya masih sedikit maka antar level bisa digabung.

12. Kewajiban Membina Kelompok MM Lainnya

Setiap anggota kelompok mastermind pada level growing wajib membina kelompok lainnya yg berada pada level di bawahnya. Kewajiban pembinaan ini menjadi tanggungjawab kelompok mastermind dan bukan perorangan.


13. Tujuh Rahasia

Tujuh rahasia untuk menciptakan dan mempertahankan sebuah kelompok mastermind yang sukses adalah sebagai berikut:

1. Kita harus mempunyai tim dengan sudut pandang dan latar belakang yang beraneka ragam.
Karena kita menginginkan perspektif yang berbeda, maka orang-orang dalam tim harus berasal dari industri atau bidang keahlian yang berbeda pula. Ketika megembangkan atau menyusun ulang ide-ide dari perspektif yang berbeda, ide yang lebih baik biasanya akan diperoleh.
2. Pilihlah seseorang untuk memimpin kelompok
Jika mastermind beranggotakan lima atau lebih, maka sudah saatnya menunjuk seorang pemimpin. Pemimpin akan menjaga tim tetap di jalan yang tepat. Membantu semua orang dalam membuka pemikiran mereka pada saat proses menghasilkan ide.
3. Buatlah sebuah tujuan bersama.
Sebuah tim akan efektif jika tujuan atau hasil yang ingin dicapai jelas. Hampir semua mastermind yang kekurangan visi dan sebuah tujuan bersama akan mengalami kegagalan.
4. Milikilah agenda
Agenda ini sangat penting untuk menjaga tim mastermind tetap terfokus pada saat pertemuan.
5. Bukalah pikiran.
Masing-masing anggota tim harus tetap terbuka. Ketika sebuah ide pertama kali dikemukakan, catatlah ide tersebut tanpa melakukan perubahan. Baru setelah semua ide dikemukakan, baru diteliti satu persatu. Kembangkanlah masing-masing ide sehingga diperoleh ide yang lebih bagus. Lalu pilihlah ide yang paling efektif, dan ambillah tindakan.
6. Berikan waktu tertentu dan adakanlah pertemuan secara teratur.
Pertemun yang efektif sebaiknya setiap minggu, atau minimal dua kali sebulan. Pertemuan yang teratur dan konsisten sangat penting. Jika tidak, momentum dan antusiasme akan menurun.
7. Bersenang-senanglah.
Bersenang-senanglah, have Fun... Ini adalah hal yang paling penting. Karena jika kita dan semua orang yang ada dalam kelompok mastermind bergembira, maka kualitas dari ide-ide akan naik.
Sumber : Meet And Grow Rich by Joe Vitale and Bill Hibbler



Point-point bermastermind ini sedang disusun dan dikembangkan oleh:
Mastermind Cipasera 1 (www.tdacipasera.co.cc) dan group MM yang lain yang nantinya akan dibakukan oleh Divisi MM TDA untuk dijadikan panduan MM TDA

[More...]

Jumat, 17 Oktober 2008

TYPE 9 – The Peacemaker/Mediator


I like to create peace and harmony.

Easygoing on outside, avoids conflict, likes to be even-tempered, merges with other's agenda, avoids self-goals, accepting of others, sees all points of views, innocent, anger repressed but can "blow", stubborn, patient, can't say no, indecisive, likes comfort and repetitive habits, mediator for other'' conflicts, indirect, procrastinates, gets along with people, easily-used, adaptable

Peacemaker mencari persatuan dalam kelompok. Mereka dengan ikhlas terbuka kepada orang lain dan menghormati mereka. Namun, mereka mempunyai ketakutan akan perpisahan. Jika suatu kelompok tampak tidak harmonis, mereka mungkin akan mengambil alih kelompok untuk mendamaikan. Orang-orang ini perlu menyadari bahwa rasa persatuan dalam kelompok ada pasang surutnya. Keharmonisan yang sempurna dalam ide-ide tidak selalu ada.

[More...]

Rabu, 15 Oktober 2008

TYPE 8 – Director/Challenger/Leader


I'm in charge and in control of the situation.

Controls people and environment, "do it" person, impulsive, impatient, excessive, very energetic, strong, lusty, expresses anger easily, protects friends, avoids feels of fear and insecurity, generous to those they care about, intense, bravado but softer underneath, supports strength in others, expects others to be direct, sometimes sleep less than others, confronted parents as children, inspiring, empowering

Mereka mempunyai keinginan untuk menjadi kuat, independent, dan mandiri. Mereka mempunyai ketakutan akan tunduk kepada orang lain.Mereka tidak ingin merasa seakan mereka telah menyerahkan kekuatan mereka. Dalam kelompok anda, anda perlu memperhatikan adanya keseimbangan dalam diri mereka, bahwa mereka memimpin dan juga dipimpin.

[More...]

Senin, 13 Oktober 2008

TYPE 7 – The Optimist/Epicure/Enthusiast


I just want to have fun—cut the heavy stuff.

Plans for fun, sees the bright side of life, loves options, avoids heavy commitment, gets distracted easily, denies pain, mentally very creative, networker, Renaissance person, loves change and newness, social, humorous, adventurous, lively, speedy, synthesizes different ideas, hates negativity, starter but not necessarily finisher, likes excitement, can change subject, easily rationalizes, entertaining, guilt-free


Anggota kelompok yang enthusiastic adalah seorang yang gembira dan terbuka akan hal-hal baru. Dia mempunyai kebutuhan untuk tetap gembira dan “di atas”. Hal ini dapat menjadi permasalahan juga.Jika enthusiastic tidak merasa bahwa mereka sedang menjelajahi dunia, mereka mungkin akan menjadi gelisah dan tidak gembira. Hal ini dapat menjadi gangguan pada kelompok anda.

Orang-orang ini perlu menahan diri untuk tidak dengan serta merta meloncat ke dalam proyek berikutnya sebelum sepenuhnya menyelesaikan proyek mereka saat ini.

[More...]

Sabtu, 11 Oktober 2008

TYPE 6 – The Questioner/Loyalist/Skeptic


I want to know the truth below the surface and prepare for the future.

Natural detectives, security and safety conscious, prepared for potential danger, skeptical, takes time to research. Phobic type 6 more cautious, fearful and indirect; counterphobic 6 more challenging and adventurous; tests to build trust then very loyal, likes consistency and fairness, authority issues, support underdog, asks questions, researches things, anxious, highly values groups, friendships and social causes, empathetic, relationship-oriented


Skeptic mempunyai “mental benteng”. Mereka hanya membiarkan sedikit hal masuk ke dalam diri mereka. Karena pada umumnya mereka merasa skeptis akan dunia. Mereka secara diam-diam takut akan ditinggalkan. Jauh didalam diri mereka, mereka merasa sangat tidak aman.


Anda mungkin tidak menginginkan orang-orang skeptis berada di dalam kelompok anda. Memiliki dosis yang sehat akan pemikiran devil’s advocates baik untuk menguatkan pemikiran laik tidaknya ide-ide, namun seorang yang benar-benar skeptis dapat menghancurkan momentum kelompok. Jika anda memiliki seseorang di dalam kelompok yang menunjukkan tanda-tanda skeptis, anda harus meyakinkan orang itu bahwa ide-idenya akan disambut baik. Hal ini dapat menghilangkan rasa takut akan penolakan dan mengurangi rasa skeptis.

[More...]

Kamis, 09 Oktober 2008

TYPE 5 – The Thinker/Observer


I value knowledge and information.

Loves information and knowledge, observes well, analytical, wants objective truth, detached, private person, takes time to get close, easily feels intruded on, uses few but precise words, often invisible, can feel socially awkward, compartmentalizes, studies in depth, limits personal needs, tends to avoid small talk, likes to know things in advance, introverted, often loner, independent, bright


Mastermind seringkali menarik thinker. Pemikir adalah orang-orang yang gemar menganalisis dan mengerti dunia. Diam-diam, mereka mempunyai ketakutan akan kebesaran dunia.Akibatnya, mereka mungkin akan menghabiskan lebih banyak waktu berpikir dan lebih sedikit waktu untuk bertindak.

Semua mastermind seharusnya di fokuskan untuk mencapai sesuatu. Untuk itu, tindakan haruslah dilakuakan pada suatu waktu. Salah satu ide bagus adalah meminta partisipan untuk melakukan beberapa hal tiap minggu, pekerjaan rumah (PR), atau tindakan individu. Hal ini dapat mengubah pemikir menjadi seorang pelaku.

[More...]

Selasa, 07 Oktober 2008

TYPE 4 – The Romantic/Individualist


I value individuality, creativity and beauty.

Focus on what is missing and longs for that, dramatic, envious, jealous, poetic, prone toward melancholy, feels abandoned easily, wants lots of praise, intensified feelings, loves beauty, dresses uniquely, sensitive, push-pull in relationships, appreciates art, likes emotional depth, loves positive attention, sensitive to criticism, accepts suffering as part of life, crisis prone, empathetic


Orang romantic adalah orang yang hangat, perseptif, dan sensitive. Mereka mencari pujian banyak-banyak dan berusaha memberikannya juga. Masalahnya adalah, mereka mungkin akan mengalami saat-saat kegelapan karena isolasi dan kesepian.Mereka mungkin menyebut mastermind sebagai terapi. Tentu saja ini bukan maksud dan tujuan dari kebanyakan mastermind (Namun ada mastermind untuk self help).

Orang romantis sering kali mempunyai ketakutan menjadi orang yang tidak berfungsi di hadapan orang lain. Mereka mungkin akan datang ke kelompok untuk diterima. Semua anggota mastermind anda harus diperlakukan secara sama dan diyakinkan bahwa mereka adalah kesatuan yang utuh. Kelompok ini didisain untuk membantu orang berubah dan mencapai tujuan, bukannnya memperbaiki kekurangan dalam kepribadan.

[More...]

Minggu, 05 Oktober 2008

TYPE 3 – The Achiever/Success Driver/Motivator


I like to accomplish, and win.

Task, action and result-oriented, competitive, winning image and success very important, avoids feelings, fast and efficient, wants recognition, busy, in charge, likes to be number one, materialistic, dresses well, positive, work-addicted, supports others success if not in direct competition, impatient, clear goals, chameleon, has a hard time just 'being', rejecting of people who don't 'fit' into their goals


Motivator ingin menyemangati semua orang. Mereka adalah pelatih, atau pemandu sorak, paling tidak dalam pemikiran mereka sendiri. Mereka ingin dikagumi. Mereka takut akan penolakan.Dalam usaha keras mereka untuk diterima, mereka mungkin berusaha mendominasi kelompok dengan menyemangati semua anggota. Hal ini tidak salah , namun akan membuat ketidak seimbangan dalam energi kelompok.

Cara untuk mengatasi motivator adalah dengan meyakinkan mereka bahwa sebuah mastermind bukanlah sebuah kompetisi. Tidak ada seorangpun yang membutuhkan untuk disemangati mencapai garis finish. Semua anggota kelompok Anda perlu disemangati, dan semua harus menawarkannya, pada batas kenyamanan mereka.

[More...]

Jumat, 03 Oktober 2008

TYPE 2 – The Giver/Pleaser


I like to give and be appreciated.

People and relationships are very important, flatters, makes themselves indispensable to others, alters personality to give special attention, not aware of own needs, wants praise and affection, seductive, can be manipulative, likes to make important people happy and successful, other-oriented, indirect, jealous, cheerful, often dresses colorfully, upbeat, hurt/angry if not appreciated, territorial, vivacious


Orang ini ingin membantu semua orang. Tidak ada yang salah dengan itu, namun hal ini dapat membawa kekacauan bagi kelompok. Dengan kata lain, seorang helper mempunyai kebutuhan untuk dicintai.Rasa takut mendalam adalah menjadi tidak disukai oleh kelompok. Di dalam usaha untuk disukai, atau bahkan dicintai, orang ini mungkin akan berusaha untuk mengontrol percakapan dan memerlukan waktu ekstra.

Sekali lagi, yakinkan orang tersebut, yakinkan semua orang dalam kelompok bahwa mereka ada di dalam pertemuan ini karena diundang. Mereka semua dicintai dan disukai, dan tugas mereka adalah untuk saling mendukung.

[More...]

Selasa, 30 September 2008

TYPE 1 – The Perfectionist/Reformer


I like to do what's right.

Strong standards of right and wrong, correcting things, strong inner critic, likes order, hard worker, serious, responsible, thorough, idealistic, black/white thinking, good student, likes to improve, tends to be inflexible, controlled, puts fun last, repressed anger, forgives others easily if one admits wrong, sensitive to criticism, fair, appreciates rules and clear guidelines. Responsible, self-motivated, ethical, workaholic


Seorang reformer akan mencoba untuk menghasilkan keteraturan. Dia akan memfokuskan diri untuk melakukan semuanya dengan cara yang benar. Tentu saja, tidak ada “cara yang benar” untuk mencapai apapun. Sifat dasar dari mastermind adalah keterbukaan akan kemungkinan-kemungkinan. Jika ada satu cara untuk melakukan apa pun, anda mungkin tidak memerlukan mastermind. .


Rasa takut yang mendasari system kepercayaan dari seorang reformer. Jika Anda menemui seorang reformer, yakinkan dia bahwa kelompok mastermind anda menyediakan rasa aman dan dukungan. Seorang reformer biasanya takut untuk melakukan kesalahan. Begitu mereka menyadari bahwa tidak ada cara untuk melakukan kesalahan dalam mastermind (kecuali mengganggu jalannya kelompok), mereka akan merasa lega.

[More...]

Minggu, 28 September 2008

Tipe-tipe Kepribadian


Seorang internet marketer terkenal pernah membentuk mastermind yang dikenal dalam sejarah. Dia mendirikan sebuah organisasi besar dan memecah anggotanya ke dalam kelompok-kelompok yang lebih kecil yang beranggotakan tidak lebih dari enam. Namun, orang tersebut tidak memperhitungkan tipe-tipe kepribadian para anggotanya.

Salah satu anggota dari mastermind pusat, yakni kelompok pertama dari organisasi ini, sangat mengontrol. Pada akhirnya dia menggunakan kelompok ini untuk tujuannya sendiri, dengan memasukkan orang-orang ke dalam program multilevel marketing. Organisasi tersebut runtuh karena hal ini dan kesalahan dalam penilaian lainnya. Seandainya semua sadar akan tipe-tipe kepribadian, mungkin mereka dapat mencegah masalah ini.

Anda akan mengetahui tipe-tipe kepribadian yang berbeda dalam kelompok manapun juga, termasuk mastermind. Kelompok Anda seharusnya adalah kelompok yang suportif, sehingga elemen negatif dapat dikeluarkan atau tidak diundang. Marilah melihat beberapa tipe kepribadian yang mungkin anda temui pada saat pertemuan. Uraian pada posting-posting berikutnya didasarkan dari Enneagram.


Enneagram adalah salah satu system kepribadian mutakhir yang digunakan, dan menitikberatkan pada motivasi psikologis. Walaupun kurang jelas asal muasalnya, namun banyak praktisi terapi dan psikologi yang menggunakannya untuk mengenal klien mereka dengan lebih baik.

Tidak ada tipe yang baik dan buruk. Tugas anda sebagai pemimpin kelompok adalah mengawasi kepribadian-kepribadian dalam kelompok anda. Berusaha mengubah siapa saja bukanlah tindakan yang bijaksana. Namun Anda (atau orang yang ditunjuk sebagai fasilitator) dapat memastikan bahwa kelompok anda berjalan dengan teratur dan pertemuan berlangsung seperti yang diinginkan

[More...]

Jumat, 26 September 2008

Tuk tuk tuk … Kelompok Mastermind anda memanggil


Tahun ini adalah tahun terbaik untuk saya dalam hal karier. Sementara ada banyak factor yang membantu kesuksesan ini, ada satu hal yang istimewa yang baru saya mulai sebelum perubahan terbesar terjadi dalam hidup saya.

Saya bergabung dengan sebuah kelompok mastermind.

Napoleon Hill berbicara tentang menggunakan OPM dan OPB, yakni Other People Money dan Other People Brains. Walaupun yang pertama adalah penting dan pada umunya diperlukan dalam usaha baru dan besar, saya percaya bahwa yang kedua adalah lebih berharga.

Beberapa alasan bagus ada dibalik perkataan, “Dua kepala lebih baik daripada satu.” Lalu, lebih banyak adalah lebih baik sampai ke batas tertentu. Ahli-ahli menyarankan sebuah kelompok seharusnya terdiri atas 8 sampai 12 anggota.

Saya telah terlibat dengan berbagai macam tipe kelompok mastermind sebelumnya, namun tidak pernah bergabung dengan satu kelompok yang benar-benar terstruktur seperti kelompok yang saya hadiri sekarang. Pada awalnya, kelompok ini didirikan sebagai bagian dari program pelatihan dengan Bob Proctor, pengarang You were Born Rich dan seorang salesman top dan pelatih untuk kekayaan. Bob telah mendirikan beberapa kelompok ini bersama dan mempunyai kuesioner untuk menentukan siapa yang harus ditempatkan dimana dan dengan siapa dalam kemitraan mastermind.

Bob juga memiliki prinsip mastermind dan sebuah cetak biru untuk suatu proses yang sukses. Hal ini menjaga agar panggilan telepon mingguan tetap produktif sehingga orang-orang mendapatkan yang terbaik dengan adanya proses itu. Panggilan telepon diawali dengan pembicaraan prinsip-prinsip sehingga partisipan berada di garis yang sama. Kemudian anggota-anggota secara bergantian menceritakan pencapaian mereka minggu ini, juga hambatan dan kebutuhan mereka dari kelompok mastermind. Anggota lain seringkali memberikan dukungan mereka, seperti pernyataan kehendak yang positif untuk orang tersebut atau memberikan kenalan relasi bisnis.

Proses ini membantu untuk menjaga saya tetap terfokus pada apa yang ingin saya lakukan. Ada semacam rasa pertanggungjawaban namun dengan cara yang agak berbeda dari bimbingan dari seorang pelatih. Ada kesempatan untuk mendapatkan tanggapan dari beberapa orang yang walaupun bukan pelatih yang berpengalaman, mempunyai keahlian di bidang yang berbeda-beda. Kelompok saya yang sekarang memiliki anggota dari bermcam-macam profesi, tingkat pendapatan (dari orang yang masih berjuang sampai miliuner), dan bahkan dari negara yang berbeda. Namun semuanya mempunyai komitmen yang kuat untuk mencapai kesuksesan dan pengembangan diri.

Tentunya, kesuksesan dari kelompok mana pun bergantung pada anggota-anggotanya. Kelompok mastermind saya yang pertama bubar dalam waktu sekitar sebulan atau dua bulan, sehingga hanya dua dari 12 anggota awal yang masih aktif menelepon. Satu anggota yang tersisa dan saya, bertekad untuk mendapatkan yang terbaik dari proses itu, menggabungkan diri kami ke kelompok yang lain. Walaupun tidak semua orang dapat bertemu lewat telepon setiap minggu, paling tidak konsisttensi dari anggota inti menghasilkan hasil yang mengesankan. Tidak ada seorangpun yang dibayar untuk melakukan ini kami malakukan panggilan telepon untuk mendukung kelompok kami dan untuk didukung.

Hal inipun berhasil.

Setelah beberapa bulan dengan kelompok ini, saya menemukan keberanian untuk meninggalkan rasa aman dari pekerjaan rutin dan mulai mengejar kegemaran saya yang sebenarnya. Dalam waktu enam bulan, saya melipat tigakan pendapatan saya. Anggota-anggota lainpun mengalami kenaikan dalam hal keuangan dan kesuksesan pribadi.

Saya juga mendapatkan kesempatan untuk menawarkan jasa saya dengan cara yang unik, untuk memperkenalkan EFT (Emotional Freedom Technique-Teknik Pembebasan Emosi) kepada sekelompok professional yang mungkin tidak akan menemukan keberadaan proses ini. Dalam beberapa kesempatan, saya telah melakukan sesi pengetukan untuk mengatasi masalah berkelimpahan.

Sangat sulit untuk dapat dengan tepat menunjukkan mana kesuksesan saya yang berasal dari proses mastermind, namun tidak diragukan lagi bahwa hal ini memegang peranan yang penting. Untuk mereka yang mengenal Law of attraction, anda tahu bahwa pemikiran dan perasaan positif membawa hal-hal yang baik ke dalam kehidupan anda. Proses mastermind menyediakan kesempatan mingguan untuk mendapatkan dukungan dengan berada dalam keadaan pikiran itu.

Jika anda belum melakukan ini proses yang sangat direkomendasikan oleh banyak guru kesuksesan yang hebat mohon mengetuk bersama saya, “Meski saya menolak melakukan mastermind…”

Oleh: Brad Yates
Dikutip dari buku Meet & Grow Rich by Joe Vitale dan Bill Hibbler
Dikutip oleh Sony Trigiantoro , co founder Eksportir Produk Indonesia

[More...]

Rabu, 24 September 2008

Mastermind bagi seorang Ebook Coach


Ketika saya pertama kali online, saya mempunyai sebuah mailing list yang beranggotakan 40 orang. Saya menyewa seorang pelatih, Matt Bacak, untuk membantu saya mengembangkan daftar saya dan dia mempunyai sebuah kelompok mastermind untuk klien-kliennya. Satu dari strategi untuk mengembangkan daftar adalah memberikan bonus. Kami telah melakukannya sebanyak tiga kali sejauh ini. Kali pertama menambahkan 200 alamat email ke daftar saya, yang berikutnya memberikan 239 email baru, dan yang terakhir memberikan 441. Lalu, tawaran bonus pun masih terus bertambah.

Saya juga menemukan tiga rekan untuk joint ventures, dan salah satu dari mereka, Matt Zembruski, telah menjadi sahabat karib mastermind saya. Kami mempunyai satu panggilan telepon regular setiap minggu dan kami saling berbgai informasi, strategi-strategi, kesempatan-kesempatan, dan sumber daya. Kami juga saling menyemangati.

Hubungan saya dengan Matt sangat berharga untuk bisnis saya. Bahkan, dia adalah salah seorang teman terdekat saya. Salah seorang dari rekan joint ventures lain saya dari kelompok mastermind, Todd Reese adalah “Spesialis lelang internet”. Ia sekarang membantu saya untuk memuat produk-produk digital saya di eBay dan saya membantu dia untuk menjadi lebih tampil di internet. Saya telah memperkenalkan Matt dan Todd kepada Jim Edwards, dan sekarang mereka berdua mengontribusikan bonus untuk sebuah ebook yang saya tulis dengan Jim yang dinamakan Sell More eBook! Low and No Cost Tactics to Explode Yout ebook Sales & Downloads.

Saya juga menemukan bahwa kelompok mastermind sangat membantu orang dari beragam latar belakang dan bakat untuk saling berbagi informasi dan mengawin silangkan ide-ide. Suami saya, Christen Violette, pendiri Creative Mind Training, telah mendapat bonus-bonus untuk produknya dari anggota kelompok ysng laim. Kami membantu orang-orang untuk mempromosikan tawaran mereka dan mereka membantu kami, Kami juga telah belajar tentang piranti lunak, produk-produk, konferensi yang akan dating, dan kesempatan-kesempatan lain yang dapat membantu bisnis kami yang kami tidak akan pernah tahu sebelumnya.

Akhir-akhir ini kami berpartisipasi dengan membantu Matt Bacak untuk menjadikan buku barunya, The Ultimate Lead Generation Plan, menjadi buku nomor satu di Barnes and Noble dan Amazon dan mengumpulkan lebih dari $20,000 untuk Habitat for Humanity, yang cukup menakjubkan.

Saya kira kelompok mastermind ini sangatlah berharga sehingga saya membentuk satu kelompok untuk program eBook Profit Marketing saya. Begitu seseorang mengikuti program saya, dia dapat bergabung dengan kelompok mastermind itu juga, dank lien-klien saya benar-benar menghargai mempunyai kesempatan untuk bertemu dengan saya secara teratur dan juga satu sama klain untuk bekerja bersama dan mengembangkan bisnis mereka.

Saya percaya bahwa kelompok mastermind adalah tempat yang hebat untuk membentuk relasi bisnis dan juga halnya persahabatan pribadi, berbagi informasi, saling mempromosikan, dan menunjang munculnya ide-ide dan solusi kreatif untuk bisnis anda. Saya sangat merekomendasikan hal ini kepada setiap orang yang serius untuk menggunakan waktu dan tenaganya untuk menjadi bisnis yang sangat sukses.

Oleh Ellen Violette
Dikutip dari buku Meet & Grow Rich by Joe Vitale dan Bill Hibbler
Dikutip oleh Sony Trigiantoro , co founder Eksportir Produk Indonesia

[More...]

Senin, 22 September 2008

Apakah tujuan dari kelompok?


Pertanyaan :

Apakah tujuan dari kelompok?


Jawaban :

Itu terserah anda. Anda memutuskan tujuan itu saat Anda merencanakannya. Sebaiknya, tujuan terfokus pada satu hasil, yakni untuk mencapai satu tujuan tertentu, menyelesaikan sebuah proyek, atau menciptakan sesuatu dalam bisnis Anda atau komunitas atau apa saja yang anda inginkan. Dunia ini milik anda.

Atau tujuan pada proses. Seperti yang kami lakukan di Mastermind Cipasera1 kami lebih berfokus pada proses. Proses untuk memperoleh dukungan dan sumbang saran.

[More...]

Sabtu, 20 September 2008

Mastermind Kekuatan Batin



Saya pertama kali belajar tentang prinsip mastermind dari Napoleon Hill dalam buku klasik berjudul Think and Grow Rich.

Kelompok mastermind yang akan saya ceritakan agak berbeda dari apa yang mungkin anda pernah baca di halaman-halaman sebelumnya. Hal ini benar-benar seperti apa yang dideskripsikan oleh Napoleon Hill sebagai “fase kekuatan batin dari Mastermind”, dan adalah aharapan saya bahwa ini akan memberikan anda cara baru untuk menggunakan konsep yang dahsyat tersebut untuk anda.

Selam bertahun-tahun saya telah terlibat dengan beberapa kelompok mastermind. Kebanyakan memiliki dua sampai lima anggota. Mereka dibentuk hanya untuk mencapai tujuan bisnis tertentu. Namun, aliansi yang paling kuat yang pernah saya bangun adalah kelompok mastermind saya yang sekarang dengan rekan hidup saya, isteri saya, Arlene.

Beberapa alasan mengapa saya kira aliansi ini adalah bentuk paling dahsyat dari mastermind:

1. Tujuan yang sama: Kami berdua mempunyai tujuan yang persis sama dalam hal visi jangka panjang dan misi. Kami mengetahui ke mana kami akan pergi dan bagaimana kami akan melakukan perjalanannya.

2. Kekuatan yang berbeda: Kami berdua membawa kekuatan dan keunggulan yang berbeda ke kelompok mastermind kami. Dia sangat analitis dan praktis sedangkans aya seorang pemimpi, pemikir besar, yang melihat semua kemungkinan.

3. Kecocokan: Ada rasa keharmonisan dan sinergi bersama.

4. Cinta: Kelompok mastermind kami tumbuh dari rasa cinta, hormat, dan kekaguman kami satu sama lain.



Bagaiman hal ini bekerja: Kami memulai dengan cara yang informal dengan sesi perencanaan setiap Januari di mana kami memaparkan tujuan pribadi kami dan, karena kami berdua adalah wiraswastawan, kami memaparkan tujuan bisnis kami juga.

Paling sedikit sebulan sekali kami berkumpul dan mendiskusikan kemajuan tujuan kami dan membahas penyesuaian yang perlu dilakukan.

Kami bekerja sama dengan hebat seperti ini selama beberapa tahun, dan kemudian dengan adanya perubahan arah, saya benar-benar membuka kekuatan mastermind yang telah kami bentuk.

Saya tidak akan membahas semua secara detail, namun setelah berkonsultasi dengan rekan mastermind saya , sudah diputuskan bahwa saya akan meninggalkan bisnis yang selama tiga setengah tahun terakhir saya bangun dan kembangkan dengan menciptakan sebuah layanan berita akllternatif, PNN Positive News Network (www.positivenews.net)

Saya telah memulai beberapa bisnis selama beberapa tahun belakangan ini, namun saya belum pernah mengejar impian secara penuh sebgai bisnis dan hal ini cukup menjadi loncatan iman yang besar untuk Arlene guna menmbantu saya dalam pencapaian ini.

Namun, sampai saat saya melangkah keluar ke dunia yang tidak saya ketahui, saya tidak menyadari seberapa kekuatan yang dimiliki oleh aliansi mastermind kami. Jika anda pernah memulai sebuah bisnis dalam bidang yang benar-benar baru dan berbeda dari pekerjaan anda sebelumnya, anda mungkin akan menyadari betapa menakutkan dan menantangnya hambatan tersebut.

Kekuatan, kebijaksanaan, kesabaran, dan dukungan adalah yang saya trerima dari rekan mastermind saya yang senantiasa mendukung saya.

Ada waktu-waktu yang kelabu selama 18 bulan terakhir, ketika dengan meninggalkan mendapatkan cek gaji bulanan lebih masuk akal secara ekonomis, dan emosional, namun kelompok mastermind saya menjaga agar saya senantiasa mengejarnya.

Memilih rekan mastermind untuk menyediakan masukan, nasihat, dan dukungan emosional adalah pengalaman yang membuat saya tetap rendah hati. Kelompok mastermind kami menjaga agar saya tetap terfokus dan bermotivasi tinggi untuk mendaki gunung rintangan ini.

Selain impian bisnis saya tercapai, pengalaman mastermind memiliki keuntungan yang lain: hal ini memperdalam dam memperkuat hubungan dan cinta kami satu sama lain yang tidak dapat saya lukiskan dengan kata-kata.

Sekarang janganlah terburu-buru untuk menikah dan membangun kelompok mastermind sepeti kami. Tetaplah terbuka akan kemungkinan untuk membentuk “Psychic Mastermind” dengan seseorang yang benar-benar mencintai dan mempercayai anda.

Oleh: Dave Bouford, Mr Positive
Dikutip dari buku Meet & Grow Rich by Joe Vitale dan Bill Hibbler
Dikutip oleh Sony Trigiantoro , co founder Eksportir Produk Indonesia

[More...]

Selasa, 16 September 2008

Mastermind Memberikan Kepercayaan Diri dan Fokus


Saya telah bergabung dengan banyak kelompok mastermind. Beberapa di antaranya adalah kelompok yang terdiri dari beberapa profesional di dalam industri saya yang bertemu setiap minggu.

Beberapa diantaranya sangat ingin untuk dapat bertemu setiap minggu, tapi dalam kelompok saya, yang bertahan paling lama adalah seorang teman yang sangat baik di San Fransisco yang selalu menelepon setiap minggu untuk membicarakan tentang masalah pribadi dan professional.

Saya akan mengatakan bahwa menjadi terlibat dalam kelompok mastermind memberikan saya rasa percaya diri dan focus yang saya perlukan untuk meluncurkan bisnis saya sendiri, keluar dari pekerjaan lama saya, dan untuk dapat menghidupkan impian saya sebagai seorang pembicara professional.

Lebih mudah untuk masuk ke lapangan permainan jika anda mempunyai pelatih dan pemandu sorak yang mendukung anda dari pinggir lapangan.

Oleh: Mindy Hurt-Audin
Dikutip dari buku Meet & Grow Rich by Joe Vitale dan Bill Hibbler
Dikutip oleh Sony Trigiantoro , co founder Eksportir Produk Indonesia

[More...]

Minggu, 14 September 2008

Takut ide 'dicuri' yang lain?


Pertanyaan :

Bagaimana anda dapat menciptakan suasana yang mendorong orang untuk berbagi ide tanpa ketakutan bahwa gagasan itu akan diambil oleh orang lain?

Jawaban :

Rasa percaya adalah elemen dasar dari kelompok mastermind yang baik. Terlalu banyak orang yang hidup dalam ketakutan akan pencurian ide mereka. Sebenarnya, banyak sekali ide yang tidak pernah ditindaklanjuti karena ketakutan ini.

[More...]

Jumat, 12 September 2008

Kegigihan yang menghasilkan


Saya mulai membentuk kelompok mastermind pada tahun 2001, setelah menghadiri satu kelas tentang melakukan mastermind. Sejak saat itu, saya berhenti dari pekerjaan dan memulai dua usaha.

Awalnya sangat susah. Ketika saya membentuk mastermind yang pertama, kelompok itu hanya bertahan selama tiga bulan. Setelah mengikuti kelas tersebut, semua mempunyai motivasi yang tinggi. Kami bertemu setiap minggu, melakukan brainstorm untuk berbagai macam ide bisnis. Pada akhirnya kami memutuskan satu ide dan menjalankannya! Pada saat itulah hal-hal mulai berjalan kearah yang salah.

Sewaktu kami mulai mengerjakan ide bisnis itu, satu anggota mulai mempertanyakan mungkin-tidaknya ide tersebut. Itulah saat keharmonisan kelompok ini mulai terpecah. Seorang anggota lain mengeluh bahwa dialah yang mengerjakan hampir semua pekerjaan. Tidak lama kemudian, kenyataan melanda pemikiran kami. Semua anggota sangat sibuk dengan pekerjaan mereka (atau itu hanyalah sebuah alasan?). Kami sangat sibuk sehingga sangat sulit mencari waktu untuk bertemu. Kemudian kami mengadakan pertemuan terakhir, ketika kami akhirnya berhasil meyakinkan diri kami bahwa ide bisnis tersebut tidak dapat berjalan. Itulah akhir dari pengalaman mastermind saya yang pertama.

Sejak itu, saya belajar bahwa saya harus berhati-hati dalam memilih kelompok mastermind. Saya harus mencari orang-orang yang sudah berada di dalam industri yang sama dengan bisnis saya sehingga saya dapat menggunakan network mereka yang sudah ada dan kelebihan-kelebihan mereka semntara saya tinggal menambahkan kepandaian saya.

Kesuksesan kelompok mastermind saya yang pertama bermula pada tahun 2003 yakni dua tahun kemudian! Kegigihan memang menghasilkan . Sungguh-sungguh menghasilkan. Kali ini, saya ingin memulai bisnis distribusi. Kelompok mastermind saya adalah sekelompok orang-orang dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di bidang distribusi. Menemukan tim yang tepat membuat semuanya berjalan dengan mudah.

Bisnis ini bermula dengan lancar dan dalam waktu yang singkat dapat bekerja dengan sendirinya, terutama karena saya menggunakan network bisnis yang sudah ada dari rekan-rekan. Hal ini memberi saya waktu lebih banyak untuk menjajaki kesempatan bisnis lain. Sejak saat itu, saya jarang melakukan hal-hal sendirian karena dengan mastermind membuat segalanya lebih mudah, kebih baik, dan lebih cepat.

Saya baru menyadari bahwa mastermind dapat dilakukan tanpa pertemuan tatap muka langsung, karena adanya internet! Ketika saya memualai situs web saya, www.subconscious-secrets.com, saya benar-benar kehabisan idea apa yang akan saya tulis. Lalu saya mulai meminta pelanggan newsletter saya untuk mengajukan pertanyaan kepada saya dan berinteraksi dengan saya. Hasilnya menakjubkan. Saya dapat mencapai banyak hal dengan waktu yang lebih sedikit.

Mastermind membolehkan saya untuk melakukan lebih banyak dengan lebih sedikit (MORE WITH LESS). Beberapa pelajaran yang saya dapatkan dari melakukan mastermind:
1. Keharmonisan adalah kunci penting. Harus ada agenda yang ingin dicapai bersama, sebuah tujuan bersama.
2. Semua anggota tidak boleh mementingkan diri sendiri. Jangan bekerja dengan sekelompok orang yang tidak memiliki banyak uang, atau orang dengan mentalitas mempunyai banyak uang. Orang tipe inilah yang selalu berpikir “Bagaimana saya dapat mendapatkan lebih dari anda?” bukannya “Bagaiman kita dapat mendapatkan lebih banyak sebagai satu keutuhan?”
3. Jadilah seorang yang mau mengerjakan sesuatu yang lebih dan berkontribusi lebih banyak. Seseorang harus melakukan apa yang dikatakan dulu sebelum yang lain dapat mengikutinya.

Oleh: Kenneth Koh
Dikutip dari buku Meet & Grow Rich by Joe Vitale dan Bill Hibbler
Dikutip oleh Sony Trigiantoro , co founder Eksportir Produk Indonesia

[More...]

Rabu, 10 September 2008

Siapakah yang akan menjadi fasilitator?


Pertanyaan :

Siapakah yang akan menjadi fasilitator, dan pelatihan atau kemampuan apa yang diperlukan?

Jawaban :

Anda dapat menjadi pemimpinnya, dan tidak ada pelatihan yang diperlukan. Ingatlah, anda tidak mengajarkan apapun dalam sebuah mastermind. Anda hanyalah berbagi dan mendukung satu sama lain untuk mencapai tujuan yang telah disetujui.

[More...]